Pengertian unsur Hara dan Bahan organik

Unsur hara sebagai sumber makanan tanaman. Pada dasar nya sama seperti kita manusia, kita memerlukan makanan lengkap untuk dapat tumbuh dengan sehat, yaitu: protein, karbohidrat, kalsium, kalium, vitamin (4 sehat 5 sempurna) yang berasal dari makanan daging sayuran, beras, gandum, buah, susu, dsb). Tanaman juga memerlukan makanan lengkap untuk dapat bertumbuh dengan sehat dan optimal. Tanah sebagai media tanam, berperan penting untuk menentukan kualitas dan produktivitas pertumbuhan tanaman, karena tanah berfungsi sebagai penyimpan sumber makanan bagi tanaman.

Sumber tanaman lengkap bagi tanaman adalah unsur hara, ada 16 unsur hara yang mutlak di butuhkan tanaman (unsur hara esensial) untuk mendukung pertumbuhan nya, 3 diantara nya sudah tersedia di alam yaitu O2 (oksigen), C (karbon), H (Hidrogen)
ketiga nya dapat bebas di peroleh dari udara dan air yang merupakan salah satu bahan penyusun tanah. Namun ketigabelas unsur hara lain nya sering menjadi masalah bagi pertumbuhan tanaman jika kebutuhan unsur-unsur tersebut tidak terpenuhi atau kurang. Maka unsur hara yang tidak atau kurang terpenuhi kita berikan/tambahkan dalam bentuk pupuk (Anorganik maupun Organik).

Ketigabelas unsur hara esensial yang ada pada tanah, di kelompokkan menjadi unsur hara Makro dan unsur hara Mikro.
Unsur hara Makro yaitu: sumber makanan yang diperlukan dalam jumlah relatif banyak, dan mutlak di perlukan oleh tanaman sebagai makanan. Pada hal ini unsur hara makro banyak di peroleh dari bahan mineral yang ada pada tanah. 6 unsur hara makro : N(nitrogen), P(fosfor), Ca(kalsium), Belerang, Mg(magnesium).
Unsur hara mikro, yaitu: sumber makanan yang di perlukan dalam jumlah yang relatif sedikit, namun sangat penting dan mutlak di perlukan oleh tanaman sebagai makanan. Pada hal ini unsur hara mikro banyak di peroleh dari bahan organik yang ada pada tanah. 7 unsur hara mikro: Al(Alumunium), Fe(besi), Mn(mangan), Cu(tembaga), Zn(seng), Bo(boron), Mo(molibdenum). Masing-masing unsur hara esensial tidak dapat saling menggantikan.

Jika tanaman kekurangan satu unsur hara saja (makro/mikro), walaupun unsur hara yang lain cukup banyak, maka produktivitas pertumbuhan tanaman akan terganggu. Kunci nya adalah, pengelompokan kandungan unsur hara makro dan mikro dalam tanah dapat kita gunakan untuk memperkirakan kebutuhan unsur hara tanaman. Dengan itu kita dapat memberikan unsur har (pupuk) dalam jumlah yang lengkap dan seimbang sehingga kebutuhan sumber hara pada tanah akan optimal dan terjaga. Dalam hal ini pupuk cair organik super A1 bisa menjadi alternatif terbaik untuk kebutuhan unsur hara yang seimbang dan optimal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar